• Jelajahi

    Copyright © Citra Nusa Online

    Iklan

    Iklan

    Progres Fisik Proyek Jalan Nasional Soe-Kefa Rp 6,4 M Capai 80 persen

    PT Mitratin Group
    Sunday, September 27, 2020, September 27, 2020 WIB Last Updated 2021-07-22T09:51:56Z


    Kupang, Citra Nusa Online.Com - Progres Fisik Proyek Pemeliharaan Jalan Nasional Trans Timor, ruas Soe-Kefa (Long Segmen) senilai Rp 6,4 Milyar telah mencapai 80 persen. Proyek tersebut ditargetkan akan selesai pada Bulan Oktober 2020.

    Demikian dikatakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1, Mustafa, ST, MT kepada wartawan di Niki-Niki, Rabu (23/9/20).

    “Sesuai rencana, kegiatan ini berakhir di Bulan Desember 2020. Namun sesuai progres fisik terakhir yang telah mencapai 80 % maka Kami targetkan sudah selesai akhir Oktober 2020,” ujar Mustafa.

    Mustafa yang didampingi staf Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT, Richard Manukoa, menjelaskan, pihaknya menargetkan kegiatan Pemeliharaan Jalan ruas Soe-Kefa tersebut akan selesai lebih cepat dari jadwal pelaksanaan proyek. “Karena saat ini progres fisik telah lebih sekitar 25 % dari target (sesuai jadwal/deviasi plus, red),” paparnya.

    Menurut Mustafa, dari 5 segmen/titik longsoran yang dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana, CV. Mater Suprapto berupa pekerjaan dinding beton penahan-borfile pada 4 titik longsoran dan pekerjaan bronjong pada 1 titik.

    Mustafa menjelaskan, salah satu titik longsoran di sekitar pasar Niki-Niki yang disaksikan wartawan, merupakan salah satu titik longsoran yang sedang ditangani Balai PJN NTT.

    “Titik ini cukup menguatirkan sehingga harus cepat ditangani. Sebab jika lalulintas kendaraannya yang semakin padat akan menguatirkan. Ini sudah jadi tanggung jawab kami untuk melakukan pemeliharaan jalan nasional demi kenyamanan masyarakat,” paparnya.

    Menurutnya, kondisi tanah di wilayah kerjanya rawan longsor. “Ada dua titik baru di daerah Niki-Niki. Titik longsoran baru itu akan diusulkan untuk ditangani pada tahun 2021,” ujar Mustafa.

    Seperti disaksikan media ini, dinding beton penahan longsor yang dikerjakan CV. Mater Suprapto itu memiliki tinggi sekitar 5,6 meter dan panjang sekitar 31 meter. Menggunakan besi beton ulir berukuran 25 mm dan 22 mm.

    Tampak sekitar belasan pekerja sedang melakukan pekerjaan pasangan batu kali di sisi timur dinding beton. Dua unit dump truck juga terlihat sedang menurunkan material urugan berupa kerikil kali. (cn/tim)

    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Terkini